Apa SJW itu? Sebuah Konter Argumen (Bagian 2)

social justice warrior woman protesting

 

Mas, di kampusmu banyak feminis ya?”

Aku tercekat. Selain karena pertanyaan datang begitu tiba-tiba, aku pun tak yakin si penanya paham betul apa yang ia sebut feminis. Sama halnya ketika beberapa tahun lalu, adikku dengan ketus menanggapi pembicaraan soal feminisme. Dulu, ia melekatkan feminis dengan sifat egois dan anti-kritik atau feminazi. Aku tahu, yang ia tahu soal feminisme sebatas dari lelucon di 9gag.

Continue Reading